Banyak umat Non-Katolik dan termasuk juga sebagian umat Katolik mengira bahwa doa rosario adalah doa kepada Maria. Sesungguhnya doa rosario adalah doa kepada Tuhan Yesus, dengan meneladani intersesi (bantuan doa) Bunda Maria. Didalam doa Rosario Bunda Maria menemani didalam doa, merenungkan peristiwa kelahiran, penderitaan, dan kemuliaan Putranya.
Doa Rosario menuntuk suasana yang tenang dimana misteri kehidupan Yesus dapat direnungkan dengan sepenuh hati.
CARA BERDOA ROSARIO
Dalam nama Bapa…
Aku percaya…
Kemuliaan kepada Bapa…
Terpujilah…
Bapa kami…
Salam, Putri Allah Bapa. – Salam Maria…
Salam, Bunda Allah Putra, – Salam Maria…
Salam, Mempelai Allah Roh Kudus. – Salam Maria…
Lalu menyusul “Kemuliaan” dan “Terpujilah” seperti diatas.
Kemudian pemimpin membacakan peristiwa-peristiwa dari rangkaian misteri yang dipilih (lihat di bawah). Selanjutnya menyusul Bapa kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilan. Lalu menyusul peristiwa kedua dan seterusnya.
Peristiwa Gembira:
1. Maria menerima kabar gembira dari malaikat Gabriel
2. Maria mengunjungi Elisabet, saudaranya
3. Yesus lahir di kandang Betlehem
4. Yesus dipersembahkan di Bait Allah
5. Yesus diketemukan kembali di Bait Allah
Peristiwa Sedih:
1. Yesus berdoa di Taman Getsemany
2. Yesus didera
3. Yesus dimahkotai duri
4. Yesus memanggul salibNya ke gunung Golgota
5. Yesus wafat pada salib
Peristiwa Mulia:
1.Yesus bangkit dengan jaya
2. Yesus naik ke surga
3. Roh Kudus turun atas para rasul
4. Maria diangkat ke surga
5. Maria dimahkotai di surga
Peristiwa Terang:
1. Yesus dibaptis di sungai Yordan
2. Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana
3. Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan
4. Yesus menampakan kemuliaan-Nya
5. Yesus menetapkan Ekaristi
Sumber: http://ekaristi.org/doa/dokumen.php?subaction=showfull&id=1140104989&archive=&start_from=&ucat=1&












mengapa sich orang nasrani menaggap Nabi Isa AS sebagai Tuhan,, bukankah dia manusia biasa seperti kita???????? hanya saja dia diberi mukjizat oleh Tuhan untuk menyembuhkan orang sakit bahkan untuk menghidupkan kembali orang yang sudah mati
Oleh: amsol on Agustus 16, 2008
at 7:52 am
itu masalah iman…
Oleh: antonie on Agustus 16, 2008
at 8:31 am
Nabi Isa AS bukanlah seorang manusia yang menjadi Tuhan, melainkan sebaliknya Tuhan yang mengejawantah menjadi manusia, sehingga manusia menjadi lebih mengenal Tuhannya yang mahakasih.
Oleh: antonhedi on September 4, 2008
at 11:02 am
setuju mas antonhedi
Oleh: antonie on September 4, 2008
at 12:22 pm